UMKM Stik Tahu Ratu: Inovasi Kuliner dari Hati Seorang Ibu
Di sebuah gang di RT. 02 RW. 03 Kelurahan Tamanan, tersembunyi sebuah usaha kecil yang telah menjadi favorit warga sekitar: UMKM Stik Tahu Ratu. Diproduksi dengan tangan-tangan penuh cinta oleh Bu Lik, seorang ibu rumah tangga, bisnis ini bukan sekadar usaha sampingan, melainkan simbol ketekunan dan kreativitas di tengah kesibukan kota.
Bu Lik memulai semuanya dari dapur rumahnya sekitar lima tahun lalu. Awalnya, ia hanya membuat stik tahu sebagai camilan sederhana untuk anak-anaknya. "Saya ingin sesuatu yang sehat dan enak, tapi mudah dibuat," kata Bu Lik sambil tersenyum. Dengan bahan utama tahu yang digoreng renyah, dilapisi tepung bumbu rempah, dan dibentuk seperti stik, produknya cepat laris.
Lokasi produksi yang sederhana di rumahnya membuat prosesnya tetap tradisional. Setiap pagi, Bu Lik membeli tahu segar dari pasar lokal, kemudian mengirisnya tipis, merendam dalam bumbu rahasia yang terdiri dari bawang putih, ketumbar, dan sedikit cabai untuk rasa pedas yang pas. Setelah digoreng hingga keemasan, stik tahu ini dikemas dalam plastik sederhana dan dijual melalui pesanan online via WhatsApp. Harganya terjangkau, mulai dari Rp 12.000 per plastik, menjadikannya camilan populer bagi keluarga dan anak sekolah.
Keunikan Stik Tahu Ratu terletak pada rasa autentiknya—tidak terlalu berminyak, gurih, dan bisa dimakan langsung atau sebagai pelengkap lauk. Berkat mulut ke mulut, UMKM ini kini memiliki pelanggan tetap di sekitar Tamanan dan bahkan mulai menjangkau kelurahan tetangga. Ia juga melatih beberapa tetangga wanita untuk membantu produksi, menciptakan lapangan kerja kecil di lingkungan.
Jika Anda berkunjung ke RT. 02 RW. 03 Kelurahan Tamanan, jangan lewatkan untuk mencoba kreasi Bu Lik sebuah potongan kecil kebahagiaan dari dapur rumah tangga yang penuh dedikasi.